Sabtu, 03 Juli 2010

ouuch! ouuch! am i sick..?


"haaah~ finally!! i did it! i did it! horeee! alhamdullilah udah selesai!!" dalam hati aku berseru kayak orang gak sadar diri. abis aq dah nyelesain soal bhs. jawa, pelajaran yg paling aq g bisa. hhe....sebenarnya, aku lagi ujian susulan. abis.. sebelum harinya ujian akhir semester, aku kena sengatan nyamuk aigipti! (nggg..tulisan aigiptinya betul gak sih...?). gitu2 lah,oleh sebab itu, kena deh aku sama penyakit yang namanya demam berdarah. ini baru pertama kalinya kena penyakit yang kayak gini. mungkin temen2ku pada belajar mati-matian buat ulangan besok...sedangkan aku cuma berbaring di kasur rumah sakit sambil minum jus jambu yang udah disiapin bertumpuk-tumpuk dalam lemari kecil samping ranjangku. boriing~~

nah...tapi anehnya dirumah sakit itu aku malah masih bisa ketawa-ketiwi sama nafsu makannya masih gede...perawat-perawatnya ja nyampe bingung..."ini orang sakit bukan sih? kok masih bisa ngapa-ngapain sih??". jhahahahha...!!seneng juga sih dirumah sakit, nggak usah mikirin ujian! sama....klo mau makan ato minum tinggal minta aja.enakkann...tapi nggak enaknya setaip hari diambil darahnya buat dicek trombositnya. di malam hari..aku nggak bisa tidur nggak tau kenapa..akhirnya, jam 2 malam baru bisa bobok. yah~~ di hari ke 1 sampai hari ke 3 normal-normal aja. tapi memasuki hari ke 4...perutku dah ngerasa sakit-sakit..kalau kaki rasanya kayak ditusuk-tusuk apa gitulah! pokoknya nggak enak banget..uugh! emang gini rasanya sakit db..oleh karena itu, aku harus memperbanyak minum! akhirnya..hari ke 5 aku dah boleh pulang! alhamdullilaaaaah!! puji syukur kupanjatkan slalu kepada YME!!

minggu selanjutnya aku masuk sekolah dan mulai mengerjakan ujian susulan..eanak juga ikut ujian susulan yah...dalam satu hari hari terserah ujian pelajaran apa aja n berapa aja, tergantung sanggup sama siapnya. baru kusadari...ternyata bukan aku aja yang ikut ujian susulan, teman sekelasku yang sama-sama pendek juga.. (tapi lebih tinggi dia siiih..==") . namanya pangastuti! orangnya manis n jago karate!!! juara 1 lomba karate se kabupaten..!! kereeeen!!!! ternyata dia sama kayak aku, sakit db..cuma plus tipus juga!!! katanya, karena latihan karate terlalu keras. waah...kasihan ya, tapi berjuanglah! kamu pasti bisa! naaaa..seminggu aku habiskan untuk mengerjakan semua ujian susulan. dan b.jawa adalah soal yang terakhir.

"waaaah~~~leganya!! selesai juga ujiannya!!!!!!!!!!" dengan penuh kegembiraan kusambut teman-temanku yang melambaikan tangan untukku dengan senyuman. akhirnya, kami berkumpul di bangku kosong dan menceritakan macam-macam kejadian. waah~senangnya kumpul sama teman-temanku tersayang. sambil mendengar cerita dari temanku, kukeluarkan selembar kertas tebal ukuran a4 yang sudah diberi sketsa-sketsa ala yasmin. salah satu temanku penasaran apa yang ada di permukaan kertas itu. lalu tiba-tiba dia berkata..

"waah! komikmu ya, yas!!"

"iya..ini cuma komik kecil-kecilan, kok. komik yang cuma selembar itu, lho! yang ceritanya singkat!!" tanganku dengan otomatisnya menyempurnakan komik singkat itu. di tengah-tengah keasyikan menggambar,

"itu buat apa, yas?!" tanganku yang tinggal srak-srek srak-srek nngambar lansung terhenti kaget! ternyata... yang menanyakannya temanku yang daritadi memperhatikan proses menggambar..membuat kaget orang saja!

"ini tuh buat lomba mading itu,lho..aku disuruh ma kelompokku buat komik singkat. pokoknya yang temanya pendidikan." tak lama kemudian salah satu anggota kelompok madingku datang menghampiriku.

"yas! ayo buat madingnya bareng di kelas!" aku hanya mengangguk saja. tap tap tap...akhirnya sampai ke kelas juga. nah..lomba mading ini sebenarnya dimulai hari rabu dan penilaiannya hari senin. "sekarang hari sabtu.. berarti udah hampir jadi dong madingnya!" itulah yang ada di pikiranku. tapi nyatanya..madingnya baru gabus yang dilapisi kertas warna-warni!!!!! gubraak!!

"aduuuh!! ternyata selama aku ikut ujian susulan, yang dihasilin baru segini!!? udah pengambilan nilainya besok hari senin!!! harus kerja keras nih!" lalu aku bertanya pada salah satu anggota..

"uang iurannya ada berapa?"

"tinggal rp 4000,00"

"heeeeeee!?? dengan uang segitu berarti...." sambil mikir-mikir..ahaa!! ketemu!!

"gini aja! nanti 3000 buat beli spidol warna-warni. 500 buat beli kertas hvs aja! nanti kalian tulis karya-karya kalian yang udah dibuat! buat hiasannya..nanti aku gambarin bunga ato kotak-kotak n semacamnyalah! pokoknya pikirin nanti aja! kan aku juga bawa pensil warna! hhe!" nah! semua sudah terencana!tinggal beli!
naa, dah beli!!

"ni kertas nanti dipotong-potong secukupnya, ya! terus ditulisin karyanya. aku mau gambar orang-orang kecil buat hiasan madingnya nanti" ucapku.

nah..semua bekerja..rencana berjalan dengan lancar!!! karya-karya yang sudah dihias tertata rapi di majalah dinding. tinggal satu lagi yang harus kukerjakan..yaitu memberi hiasan pada madingnya, terutama ruang yang masih luas. oleh karena itu, aku beri gambar rumput-rumputan di bagian paling bawah mading. setelah itu kucoret-coret bawah rumput dengan pensil warna coklat, yang berati tanah. lalu kuberi gambar batu-batuan untuk menemani pemandangan ini, dan yang terakhir..kugambar burung, kupu-kupu, lebah, capung dan bahkan barisan semut, agar terlihat lebih hidup. yah...begitulah! hasilnya memuaskan! rasanya senang kalau kemampuan yang kita punya bisa membuat orang senang!!!!


[+/-] Selengkapnya...

Minggu, 04 April 2010

go to sakura island part. 7


“Karen, Karen! Tsukasa, Tsukasa! Bangun! Bangun!!!!!!!”

“Ng………………..” ucap mereka berdua bersamaan.

“Huaaaaaaaaaaaaah”

“Hei kalian. Tidak sopan menguap di sini!”

“Habisnya, kamu lama banget bicaranya.” Protes Karen masih mengantuk.

“Iya, iya. Bicara mu panjang kayak ular naga panjangnya bukan kepalang.” Lanjut Tsukasa.

“Yang penting, aku sudah menjelaskan sedetail-detailnya.” Cetus Mayu.

“Tidak berguna bicara sedetail-detailnya kalau masuk telinga kanan keluar telinga kiri.” Tambah Tsukasa Ogata ini.

“Tsukasa………! Kalau sudah keluar dari restoran ini, akan ku balas perkataannya.” Ucap Mayu dalam benaknya dengan wajah merah menyala.

“Eh, Ogata. Kamu pintar membuat orang darah naik ke kepala, ya. Mayu yang sikapnya manis saja, bisa marah kayak gitu.” Ujar Karen yang rasa kantuknya mulai menghilang.

“Heh, kamu ini memujiku atau meledekku sih?” Tanya Tsukasa dengan wajah seribu bahasa.

“Sudah-sudah. Kalian! Ayo pesan sushi apa?” Tegas Mayu

“Aku…., Ng.., Nigirizushi, Makizushi, Inarizushi dan Chirashizushi.” Ujar Karen
sambil melihat daftar menu.

“Karen, itu mah kamu pesan semuanya.” Mayu langsung menyela.

“Hehehehehe”

“Kalau aku, Makizushi saja. Eh, tambah Nigirizushi toppingnya biasa.” Ujar Tsukasa melihat daftar menu.

“Oke. Kalau begitu aku Makizushi dan Chirashizushi.” Ujar Mayu.

“Pelayan..” Panggil Karen. Seorang pelayan datang dan bertanya

“Mau pesan apa nona?”

“Saya pesan Makizushi 3 porsi, Chirasizushi 2 porsi, Nigirizushi 2 porsi dan Inarizushi 1 porsi. Minumannya jus strowberi 1, jus melon 1, dan coca-cola 1. Di tambah makanan penutupnya ice cream 7 rasa 3.”

“Baik akan segera datang.” Ucap pelayan sopan.

“Wow seru. Kamu pesan banyak banget makanannya. Kita kan bisa kekenyangan.” Ujar Mayu.

“Ah, tapi enak juga. Sudah lama tidak makan makanan enak. Itulah untungnya kalau Karen pulang kampung.” Sahut Tsukasa.

“Ogata!”

Tak lama kemudian, pesanannya pun datang.

“Silahkan!” sahut pelayan sambil membawa pesanan yang mereka pesan.

“Wow!! Sushinya kelihatan enak-enak yah.” Mayu memuji.

“Tempatnya berbentuk kapal. Lucu!” Karen lebih memuji.

“Tapi kamu tahu juga kalau aku suka coca-cola, ren.” Puji Tsukasa kepada Karen.

“Siapa dulu…. Aku gitu loh.” Karen sombong.

“Nah sekarang….. serbu!!” seru Mayu.

“Hei kita belum doa kan? Ayo doa.” Bentak Karen.

“Tapi sudah terlanjur aku makan.” Kata Mayu kecewa.

“Doa kalau terlanjur makan saja. Doanya, Bismillahi awwaluhu wa akhiruhu.” Kata Tsukasa.

“Oke.” Serentak mereka katakan.

“Setalah berdoa, mari makan” Am, yumm, sruup.

“Tunggu sebentar. ” tegas Mayu

“Hah?” mereka terkejut .

“Sebelum makan, bersihkan tanganmu dengan oshibori (Handuk panas) lalu tuangkan shouyu sebagai saus untuk sushi di piring kecil yang sudah disediakan. Ketika makan sushi sebaiknya menggunakan jari dari pada pakai sumpit. Jangan mencelupkan sushi ke shouyu terlalu dalam, celupkan hanya ujung bagian sushi yang akan kamu makan. Begitu.” Jelas Mayu panjang

“lagi-lagi…. Lagi-lagi….ceramah panjang lagi” keluh mereka berdua.
Akhirnya makanpun selesai.

“Duh kenyang… perutku kesakitan, kekenyangan sih.” Keluh Tsukasa

“Kita juga… bukan hanya kamu aja.” Ujar Karen terbata-bata.

“oke, aku akan bayar dulu. Kalian tunggu aku di luar ya.” Kata Karen sambil mengeluarkan dompetnya yang berisi uang banyak
Setelah masalah kekenyangan berakhir….

“Ayo, kita jalan-jalan beli souvenir untuk oleh-oleh dan kenang-kenangan.” Ajak Karen.

“Ayo, aku juga mau. Tapi kau yang bayar ya.” Ujar Mayu

“Aku juga mau. Tapi kau yang bayar. Soalnya aku nggak bawa uang.” Balas Tsukasa Ogata.

“Loh aku kan sudah bilang aku yang traktir. Gimana sih?” jawab Karen.

“Iya, yah.”

“Nah, kita ke toko yang di sana, seru. ” ajak Karen.

“baik lah.”

-------to be contineud-------




[+/-] Selengkapnya...

go to sakura island part. 6



-------000-------

“oke, kita mau kemana dulu?” Karen bertanya.

“Bagaimana kalau ke restoran sushi.” Mayu menjawab.

“Restoran sushi?”

“Iya Karen kan belum pernah coba sushi.”

“Ng….. boleh juga, oke. Bagaimana dengan mu Ogata?”

“Terserahlah. Aku juga sudah lama tidak makan sushi.”

“Oke Lets go.”


Drap drap drap. Saking bersemangatnya, Karen dan Tsukasa tersandung…… Dubraak.

“Aduh,duh….” Ronta Karen.

“Aduh bokong ku.” Keluh Tsukasa.

"Kalian tidak apa-apa? Restoran sudah dekat, ayo.”

-------000-------

“Nah… kita sudah sampai.”

“Ayo masuk..” ajak Karen dan Tsukasa. “Ayo.”

Mereka pun duduk di kursi mahal terbuat dari pohon jati pilihan. Diambilnya buku menu dan di lihatnya dengan seksama.

“Karen kamu mau sushi apa?” Tanya Mayu.

“Yang mana ya? Memang sushi itu ada apa saja?” Karen balik bertanya.

“Biar ku jelasakan, jenis sushi ada beberapa macam. Yaitu Nigirizush, makizushi, inari zushi, dan chirashi zushi. Nigirizushi adalah sushi yang terbuat dari nasi yang di kepal-kepal yang diberi ikan mentah atau bahan lainnya sebagai topping. Topping yang popular di antara penikmat sushi adalah maguro (Ikan Tuna), Toro (Perut Tuna), Ebi (Udang), Tamago(Telur), Anago (Belut laut bakar), Ikura (Telur Ikan Salmon), Ika (Cumi-cumi), Tako(Gurita Rebus), Hotategai (Remis), dan lain-lain. Jenis sushi selanjutnya adalah makizushi. Makizushi adalah sushi yang di balut nori(rumput laut). Makizushi yang disebut juga norimaki memiliki beberapa jenis, diantarana yaitu Tekkamaki, Kappamaki, dan Futomaki. Bahan yang biasa di gunakan dalam Makizushi adalah ikan tuna, ketimun, labu manis, telur, jamur shiitake, dan sebagainya. Jenis selanjutnya adalah Inarizushi. Inarizushi merupakan sushi yang terbuat dari tofu atau tahu yang di beri isian nasi lalu di goreng kering. Jenis terakhir adalah Chirashi zushi. Chirashi zushi merupakan sushi yang terbuat dari campuran dari berbagai komponen yang di sebut tadi. Seperti berbagai jenis ikan-ikan laut, sayuran, nori, jamur-jamuran, telur, dan tentu saja nasi. Begitulah….” Jelas Mayu sedetail-detailnya.

“bagaimana? Aku bisa tahu banyak kan. Walaupun aku bukan orang kaya. Iyakan, iyakan.”

“Lho? Karen….? Tsukasa….?”

Kalian tahu Karen dan Tsukasa sedang apa?..... tidur……………..



[+/-] Selengkapnya...

Sabtu, 03 April 2010

go to sakura island part. 5


-------000-------

Kukuruyuuuuuuuuk

“Karen Karen karen”

“Hah ada apa?”

“Kamu belum solat subuh”

“Astaghfirullah hal’adzim”

“Ayo ayo cepat”

-------000-------

Krik……krik…..

“Duh terik banget sih.” Keluh Karen

“Kita tunggu saja sabar yah.” Mayu menasehati. Nah mereka berdua menunggu Tsukasa di taman yang di janjikan. Tetapi Tsukasa belum juga datang.

“Ogata mana sih, lama banget. Kita tinggalin aja.” Keluh Karen lagi.

“Iya ya!”

Tap tap tap
terdengar langkah kaki seseorang yang hendak mendekati taman tersebut.
Tap tap tap
makin dekat, makin dekat, dan semakin dekat Tap!

“Hoi kalian lesu banget, katanya mau jalan-jalan kok lesu-lesu?” Tanya Tsukasa yang baru datang

“Ogataaaa, kita nungguin kamu dari jam 7 sampai 9 tahu. Kita kan janjian jam 7.” Karen marah

“Ups, lupa. hahaha”

“Bohoooong!”

“Sudah tenanglah Karen.” Mayu menenangkan

“Iya. Kalau suka marah-marah nanti cepat tua. Hahaha, aku membayangkan Karen jadi
nenek-nenek keriput. Hahaha ” Ledek Tsukasa.

“Ogata...!!!”

-------to be continued-------




[+/-] Selengkapnya...

go to sakura island part. 4


JALAN – JALAN


“Terima kasih.”

“Eh, ya..”

Tok tok tok

“Siapa ya?” Tanya Mayu.

Di genggamnya gagang pintu, lalu di bukanya.

Ciieek….

“Tsukasa!!” mayu kaget.

“Yo!!” Jawab lelaki itu.

“Oh ya. Aku dengar, Karen main kesini.” Tanya Tsukasa.

“Ah iya. Baru saja. Sekarang ia baru ke toilet.” Jawab Mayu.

Tap tap tap

“fuuuh~~~~~~~! sudah lega.” Ujar Karen lega.

“Karen!! Kita dapat tamu spesial nih.” Mayu memberi tahu.

“Hah siapa?” Karen bingung.


“Itu loh masa nggak liat. Di depan mu.” Jawab Mayu lagi sambil menunjuk-nunjuk lelaki itu.

“Di depan ku?”

Ah! O….Ogata” Jawab Karen terbelalak.

“Wah masih kenal yah. Tak kusangka Karen yang bodoh ini juga masih ingat.” Ledek Tsukasa.

“Apa!!!??” Teriak Karen marah.

“Sudah-sudah jangan marah begitu.” Ucap Mayu.

“Iya, iya. Kalau kamu berteriak sambil marah-marah gitu, suaranya bisa kedengeran sampai kesluruh alam semesta. hahaha ” Ledek Tsukasa lagi.

“Diaaaaaam!!”

“Eh sudah malam. Aku pulang dulu ya.” Tsukasa pamit.

“Ng…. sebenarnya aku nggak enak bilang ini. Tapi aku mengajak kamu dan Mayu jalan-jalan. Aku yang traktir. Nanti jam 7 pagi kumpul di taman bermain yang dulu sering kita kunjungi itu waktu kecil.” Jelas Karen cetus.

“yang itu taman bermain? Aku nggak mau.”

“ogata!! Kamu kalo nggak mau nggak usah ikut dan kamu nggak akan kutraktir, titik!” Karen langsung mengancam.

“Eh? Ya sudah kalo begitu aku akan kesana.” Tsukasa kecewa.

“baguslah kalau begitu.” Karen tersenyum lebar.

“Dah aku pulang dulu yah. Assalamu’alaikum.” Salam lelaki itu.

“Dah Wa’alaikumsalam.” Jawab mereka berdua.

Matahari sudah lama terbenam. Yang muncul hanyalah bulan dan para bintang.


-------to be contineud-------



[+/-] Selengkapnya...

go to sakura island part. 3



“jangan nakal, ya sayang,”Mum langsung menasehati.

“iya, iya…..”jawab putrinya itu lagi. Lalu…sruuuuuuupps mata Karen langsung melotot
dan wajahnya terlihat ingin muntah.

“Buaaaaashh!!!”

Cangkir yang berisi teh ala Jepang itu tumpah.

“puuaaahitt, puahit sekali,”cetus Karen sambil minum air putih biasa. Lalu di dalam benak Karen dia berkata”ini teh pahit karena emang dari awalnya pahit, atau orang yang buat kepahitan?”

“kamu tidak apa-apa kan Karen?”Mayu cemas.

“a..aku tidak apa-apa…..,”balas Karen sambil terbata-bata.

“memang, teh Jepang itu tidak dicampur apa-apa. Hanya dari daun melati segar.

Rasanya pahit sekali. Tapi kalau sudah terbiasa, rasanya akan terasa enak,”jelas Mayu sambil meminum tehnya.

“SRUUUUPPS…aaahhh nikmat…,”ucap Mayu.

“haa? Teh sepait itu kok terasa nikmat?!”benak Karen dalam hati.

”Karen, kami pergi dulu ya sayang. Assalamu’alaikum.”

“Wa’alaikum salam.” Jawab Karen.

Blam!!!!

Kedua anak itu terus memandang pintu yang telah di tutup Mr. Mackarell.

“Duuh! Aku ingin buang air kecil. Dimana yah toilet nya?” Karen berkata sambil menahan-nahan.

“Ah, Eh? Disebelah sana.” Jawab Mayu heran.

-------000-------




[+/-] Selengkapnya...

KOKORO.KOKORO KISEKI~LEN X RIN~


KOKORO.KOKORO KISEKI LEN X RIN~



oRin: Koduku na kagakusha ni tsukurareta robotto
Dekibae o iunara “KISEKI”
Dadedo mada tarinai
Hitotsu dake dekinai
Sore wa “KOKORO” to iu PUROGURAMU


Iku hyaku toshi ga sugi
Hitori de nokasareta
Kiseki no robotto wa NEGAU
“shiratai ano hito ga
Imochi no owari made
Watashi ni tsukuraretta “KOKORO”

====== ===== ====== =====

Ima ugoki hajimeta kasokusuru kiseki
Nazeka namida ga tomaranai….
Naze watashi furueru? Kasoku suru kodou
Kore ga watashi no “zonda KOKORO”?

====== ====== ===== ====

•Len: Koduku na kagakusha ni tsukurareta robotto
Dekibae o iunara “KISEKI”
Dadedo mada tarinai
Hitotsu dake dekinai
Sore wa “KOKORO” to iu PUROGURAMU

"Oshiete agetai... hito no yorokobi kanashimi"
Kiseki no Gakusha wa NEGAU
Kunou wa tsuzuki toki dake ga sugite yuku
okizari no utagoe to kono "KOKORO"


“sono hitomi no laka utsuru boku wa?
Kimi ni totte donna sonzai?
Kare no totte jikan wa mugen janai
Demo kanojo ni wa mada wakaranai”


(“anata ha naze nakuno?”)


oRin: fushigi kokoro kokoro fushigi
Watashi wa shitta yorolobu koto o
Fushigi kokoro kokoro fushigi
Watashi wa shitta kanashimu koto o
Fuhigi kokoro kokoro mugen
Nante fukaku setsunai…a……….
Ima kizuki hajimeta
Umareta riyou
Kitto hitori wa sabishii, cho o…


•Len: “ichi done no kiseki wa kimi ga umareta koto”
“ni done no kiseki wa kimi to sugoseta jikan”
sou ano hi ano toki subete no kioku ni
“san done wa madanai…san done wa mada”
Yadoru “KOKORO” ga afuredasu
messeeji o…jushin shimasu…hassin moto ha…
mirai no watashi!?

Duet Rin x Len:

Imaieru
Sasagera anata ni iku hyaku no toki o koete todoita
Hontou no kotoba
messeji
Mianana iru hontou nani
Kara no “KOKORO” kara no utagase
A-RI-GA-TOU…A-RI-GA-TOU…
“ichi dome no kiseki wa kimi…

Kono yo no watashi o unde kureta
ga umareta koto”

A-RI-GA-TOU…A-RI-GA-TOU…
“ni dome no kiseki wa kimi…

Issho ni sugoseta hibi o
to sugoseta jikan”
A-RI-GA-TOU…A-RI-GA-TOU… “Sandome no kiseki wa mirai…
Anaga ta watashi ni kureta subete no kimikara no "MAGOKORO"
A-RI-GA-TOU... A-RI-GA-TOU “Yondome wa iranai...
Eien ni utau Yondome wa iranaiyo”
A-RI-GA-TOU... A-RI-GA-TOU


His life ended…
He gave her the in heritance of solitude
And he entusted her the key to the miracle
But the miracle lasted only just a moment
The “KOKORO” was far too big for her
Unable to withstand that weight
The macine shorted and was never to move again
However, her face was filled with smile
She looked like an angel


[+/-] Selengkapnya...